Di Pantai, Kamu Tidak Boleh Membunuh Apapun, Kecuali Waktu

biru

 

Apakah kamu termasuk penggila kerja or workaholic, bagimu prestasi dan pekerjaan adalah yang utama. Prinsip hidupmu jenjang karir dalam perusahaan adalah posisi terbaik sehingga setiap hari yang ada dipikiranmu adalah kerja,kerja dan kerja.Hal ini tentu sangat baik, tetapi kamu juga harus ingat, bahwa keluargamu dan dirimu juga butuh perhatian. Bergeser sedikit dari siklus dan arus hidupmu yang benar-benar sangat monoton dan menyedihkan, berikut bisa kamu lakukan untuk meRefresh dan meRepair kembali pikiranmu;

1. Di Pantai, Kamu bisa melihat kebesaran tuhan dan besarnya masalahmu.

Kamu sering merasa masalahmu seluas lautan, ibarat kamu meminum jus pare dalam gelas, pahit dan pekatnya rasa pare pasti sangat bikin kamu tidak sanggup menghabiskannya, namun ketika segelas jus pare itu kamu tuangkan kebanyaknya air dilautan, kamu akan merasa everything is alright, kamu akan lebih senang ketika mendapatkan masalah, kamu akan dengan sangat tenang menghadapinya.
Berdiam dipantai dan menikmati sekitarnya sunggguh sensasi yang sangat menenangkan, kamu bisa melihat kebesaran tuhan yang disajikan dalam keindahan deburan ombak yang pecah di bibir pantai, pegunungan yang terhampar menambah keindahannya, kicauan burung yang merdu benar-benar membuat kamu lupa akan besarnya masalah yang kamu hadapi..

2. Berteriak, Tumpahkan Semua Kepenatan Dan Kekesalanmu!

Berteriak didalam kamar,ruang kantor/ruang rapat atau bahkan dijalan raya adalah suatu hal yang sangat fatal untuk dilakukan, karena selain dianggap kesurupan fatalnya kamu bisa dianggap mengidap penyakit kejiwaan.
Pergi kepantai adalah tempat yang paling tepat mengeluarkan semua kekesalan yang bergejolak didadamu, kesalahan-kesalahan yang kamu lakukan dikantor, teguran dari bos karena kelalaianmu mengerjakan pekerjaannmu kadang benar-benar mengguncang perasaanmu. Dipantai kamu bisa teriak sekuat dan sekencang-kencang yg kamu mau tanpa khawatir dianggap gila atau penyakit kejiwaan lainnya. Langkahkan kakimu ke bibir pantai berteriak sekencang-kencangnya lantas menangis sejadi-jadinya dan tumpahkan semuanya.

3. Surfing Bersama Sahabatmu

Setiap kita punya aktivitas yang sangat membosankan, hiruk pikuk dan macetnya jalanan. Hampir sebagian besar umurmu kamu habiskan dijalanan. Ditemani gadget yang menambah minus matamu adalah cara yang sebagian banyak orang lakukan. Mengalokasikan akhir pekan dengan camping dan surfing dipantai bisa jadi merefresh kembali pikiran dan juga penglihatanmu, “ Surfing diPantai memang memerlukan keberanian ekstra untuk melakukannya, tapi ini adalah bagian yang sangat seru dan menyenangkan dalam hidupmu” pastikan kamu bersama sahabatmu dan mengabadikannya dalam sebuah foto, selain membuang rasa jenuhmu, persahabatanmu pun akan menemukan jalan untuk bisa bersama-sama mengalokasikan waktu.

4. Mencari Inspirasi

Menulis diheningnya malam sangat baik untuk frekuensi otak dalam mencari inspirasi, tidak ada suara gelas jatuh, tangisan anak-anak, tetesan air ditempat cuci piring dan hal lain yang sangat mengganggu waktu menulismu. Iya tengah malam dalam kamar yang kedap suara dan sangat sumpek tidak hanya membuat otak kamu bekerja keras tapi juga bisa bikin kamu jatuh pingsan. Mencari inspirasi sambil menikmati hembusan angin ditepi pantai bagaikan menikmati sepoi angin dibawah pohon rindang ditengah teriknya mentari, kamu bakal dapat suasana alam yang benar-benar sagat mendukung frekuensi otakmu untuk bereksplorasi dengan inspirasi dan ide-idemu, sangat tenang dan menyenangkan. Mungkin kamu bisa mencobanya sesekali.

5. Menikmati ribuan bintang dan indahnya pantai diwaktu malam

Selalu terang dan indah meskipun beribu-ribu km jaraknya, iya, kamu hanya bisa menikmatinya dibbibir pantai yang menenangkan, merebahkan diri dipasir sambil bercerita kepada malam tentang keseharianmu yang menyebalkan, tak ada yang mengganggumu kecuali matahari yang terbenam saat malam datang bersama gelapnya. Ada semacam sensasi nikmat yang membuncah dalam dada, dan kamu merasa bahagia, karena bintang-bintang selalu berdamai dengan malam yang gelap.
Pastikan kamu tidak meninggalkan apa-apa selain jejak langkah kaki, pastikan kamu tidak membunuh apa-apa, selain waktu akibat kegalauan bersama orang yang kamu cintai dan juga kepenatan ditempatmu bekerja.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*